badge

Saturday, 12 October 2013

Wisuda Ku, Wisuda Indonesia

Alhamdulillah perjuangan selama menempuh S-1 selama empat tahun alias 8 semester terbayarkan dengan moment saat ini. Perjalanan panjang saat meraih wisuda ini penuh dengan perjuangan keras, terutama saat mengerjakan skripsi perjuangan keras melawan rasa malas yang melanda. Memang saat  mata kuliah pokok ditempuh bersama teman-teman bisa dirasakan bareng suka dan duka. Program matakuliah bisa berjalan bersamaan walaupun selisih nilaipun ada (itu faktor X dari nilai UTS , UAS dan tugas individu). Tapi itu semua berjalan secara sistematis saat menempuh mata kuliah tersebut.
Dimanakah perjuangan keras kuliah itu dimulai? Saat TA atau skripsi menghampirinya.  Bisa saya namakan itu adalah matakuliah mandiri , kenapa bisa mandiri? Karena hampir keseluruhan dikerjakan secara mandiri dan perjuangan keras melawan rasa malas, takut menghadapi dosen pembimbing, dkk pasti semua pernah merasakannya.
Skripsi bagiku bisa dikatakan MAIN JUDI .
Alasannya dimulai saat mencari dosen pembimbing. Ada mahasiswa dan dosen yang sudah janjian sebelum matakuliah terprogram (booking). Ada juga mahasiswa yang pasrah dapet dosen pembimbing siapa aja entah itu mudah atau susah.
Terkadang apa yang susah belum tentuh susah , dan apa yang mudah belum tentu mudah juga dalam menjalankan bimbingan. Bisa diambil contoh adalah saya. Saya termasuk mendapatkan dosen pembimbing HOROR menurut teman-teman saya. Tapi ternyata yang HOROR itu belum tentu mempersulit saya dalam mengerjakan skripsi, malah memberikan keleluasaan yang saya dapatkan dibandingkan teman-teman saya. Ada juga kenapa mereka dikatakan HOROR karena gelar yang disandang oleh dosen pembimbing. Tapi tidak semua Dosen yang berpangkat tinggi akan mempersulit dalam menjalankan program skripsi. Nah itu yang dinamakan untung-untungan dan Rezekinya. Jadi seperti main judi yang belum tentu menang dan belum tentu kalah (belum tentu susah dan belum tentu mudah) . bedanya skripsi dan judi yang paling besar adalah USAHA. Yah usaha melawan rasa malas, rasa ingin online, dan rasa yang lainnya.
Kembali kejudul yaitu wisuda Indonesia.
Saya sangat senang ketika akan diwisuda , tapi entah persiapan wisuda di indonesia mengapa terlalu rempong terutama pada pihak wanita. Seperti ribet banget mau nikah aja. Dimulai dari kebaya, make up, hair do hingga jilbab dan sepatu/ sandal yang digunakan. Sedangkan pada pihak laki-laki sangat simple sekali , pokoknya gak ribet kaya wanita.
Dibandingkan wisuda di luar negeri , satu bulan lalu ada kakak kelas diwisuda di luar negeri S-2 pakaiannya simple banget dan gaya rambutnya. Semua teman-temannya natural banget gak kaya di sini, yang sanggulan, yang kebayaan, yang jilbabnya. Beda jauh dengan diluar sana.
Tapi karena adat ya saya mengikuti saja lah. Berikut ini prepare saya, semoga dapat bermanfaat .

1. KEBAYA
Saya sangat tidak suka pake kebaya saat wisuda NORAK seperti aksesoris payet kaya mau mantenan. Entah dipikiran saya pake baju itu belum saatnya bagi saya dan tidak pantas saya pake di acara wisuda. Nanti suatu saat saya past pake kebaya begituan, tapi tidak untuk acara wisuda ya :-D .selain itu pake kebaya yang ada brukat udah sering dipake pas kemarin ada acara hajatan dirumah, jadi saya mau mencari yang berbeda. Karena bingung gak ada referensi kebaya apa yang simple ya saya coba cari di google. Hasilnya kebaya lagi ngetren itu kebaya encim (kebaya betawi). Saya survei di toko di kota saya , dan hasilnya adalah para mbak-mbak SPG malah tanya kebeya encim itu apa, hadeh…. Dan saya muter-muter ditoko lainnya dan  gak punya motif gituan. Bingung sendiri deh, dan apakah saya akan menjait di penjait saja y.. Tapi ongkos juga lebih membludak jika merancang sendiri. Mencoba sabar siapa tau ada toko online yang jual dan hasilnya ada yang jual secara online. Tapi saya kurang puas klo beli baju hanya lewat gambar apalagi moment seperti ini saya agak takut gak sesuai pict.
Sabar….sabar…sabar…. ibu dan ayah saya ada acara di Jakarta. Kesempatan ini saya ikut saja buat cari kebaya dan alhamdulillah dapet  dan kualitas dan bahannya bagus J selain itu kebaya ini bisa dipake acara yang resmi lainnya seperti kondangan nikahan atau acara lainnya. Jadi lebih bermanfaat bisa dipake pas ada acara lain daripada pake kebaya yang banyak payetnya atau brukat lebih terbatas moment mau pakenya.

2. RIAS
“Di …kamu rias dimana?”
“BELUM NYARI”
Ya itu sepenggal SMS dengan teman saat di Jakarta saya belum sempet mikir mau rias dimana. Setelah saya pulang dari Jakarta sempet bingung. Make up sendiri apa mau ke salon. Akhirnya saya manfaatkan google mencari rias bagus di surabaya dengan buget terbatas tapi hasil maksimal J. Sempet saya banding-bandingkan hasil riasan dari google. Rata-rata harganya sama untuk rias, tapi yang membedakan hasilnya. Ada yang makeover hasilnya seperti berbeda dengan wajahnya jauhhhh banget. Ada juga yang simple tapi baguss banget.
Akhirnya aku jatuhkan pilihannya di RIAS JILBAB SUROBOYO (FB) . Yang aku sukai hasilnya memang  maksimal (ini masih liat di foto FB). Apalagi mbak-mbaknya bisa dateng ke tempat lo tapi minimal 2. Aghh ntar klo nikah pengen mbaknya yang rias :p
Tapi sebelum rias sekarang dah rempong apakah rambut saya ini ditata sanggul apa hair do. Saya tidak suka di sanggul kesannya pipi saya kelihatan bundar :p, dan sekarang rempong mau di hair do model gimana ya. Pengennya kaya anisa pohan simple tapi tetep cantik :D
Untuk hasilnya aku share aja ya klo dah hari H J

3. FOTO WISUDA
Aku tidak suka foto di buku-buku cz itu bukan buku asli, Cuma gambar doank. Apalagi itu bukan bukuku kuliah :p
Semoga saja saat hari H ada stand foto yang BEDA dan konsepnya BEDA. Tapi saat saya ambil toga dan ada pihak jasa foto yang nyamperin saya. Mereka menawarkan discont jika saya DP saat itu juga . karena saya bukan orang yang gampang terpengaruh, saya liat-liat dulu hasil jepretannya. Menurutku c biasa aja dan backgroundnya biasa. Saya tanya apakah ada konsep yang selain mereka tampilkan jawabannya malah gak ada. Sempet sedih juga,apakah saya harus ke studio xxxxx untuk foto keluarga. Tapi mahal nieh sekali jepret 350K . tapi hasilnya mang BUAGUUUUSSS.


Sekian dulu ya ceritanya, nanti disambung lagi J

Friday, 11 October 2013

Blog baru buat apa?

Ini adalah blog baru! Hore perlu dirayakan , nasi kuning boleh :D
Buat apa c blog baru? Apakah sebelumnya saya belum punya blog? Jawabannya adalah SAYA TELAH MEMILIKI BLOG sebelumnya. Trus kenapa saya buat blog baru?
Entah saya mulai nyaman dengan blog baru ini. Dari segi nama blog lebih dewasa dan tidak alay. Saya sangat malu jika saya baca posting di blog lama saya. Mungkin karena saya masih awam saat kenal blog dijaman SMA dulu dan suka bingung tentang apa yang seharusnya saya posting.
Bahasa yang saya gunakan saat itu lebih cenderung alay dan isinya juga kurang bermanfaat hehe itu sebabnya saya tidak mau melanjutkan blog lama saya.
Alasan selanjutnya karena nama yang saya gunakan dalam blog cenderung lebay. Selain itu faktor terbesar adalah saya lupa password dan email saya gunakan (email saya seinggat saya ada 5 email dan saya lupa semuanya karena password yang digunakan juga lupa) . Tapi akun facebook Cuma satu lo :p
Niat buat blog baru untuk sharing pengalaman yang saya alami, dan cenderung pada apa yang saya alami sehari-hari, semoga saja dapat bermanfaat bagi  semuanya.
Semoga saya bisa menampilkan posting-posting yang lebih bermanfaat J