badge
Showing posts with label PPG. Show all posts
Showing posts with label PPG. Show all posts

Friday, 25 March 2016

Bali dan akhirnya kembali

Kabar yang dinanti dari ribuan peserta SM-3T datang juga. Kepastian tentang PPG sudah terjawab dan aku harus sekali lagi meninggalkan rumah untuk menuntun ilmu.

Bali membuat saya kembali. Sebuah pulau yang tak asing di telinga dan dimanjakan indra kita, pertama kalinya saya menginjakan kaki pada 2010 dengan suatu kesengajaan. Saya benar-benar menikmati liburan selama disana mata ini dimanjakan alam yang memukau dan lidah dimanjakan masakan yang sangat enak. Semua tercover secara epik dan gratis.

Saat ini saya harus kembali ke Bali. Bukan notabennya sebagai turis tapi sebagai mahasiswa yang menuntut ilmu disini.

Ada perasaan dan eforia yang berbeda saat kembali ke Bali.

14 Maret 2016, pesawat Lion mengantarkan 14 orang dari UNESA ke UNDIKSHA dan kota Singaraja menjadi tujuan selama setahun.

Friday, 15 January 2016

PPG sebuah penantian

Pagi ini, 15 Januari 2015 ketika saya melihat recent update di salah satu kontak BBM dengan mengupdate status “UN semakin dekat, SEMANGAT” menggetarkan hati. Beberapa pekan ini saya berpamitan kepada siswa dan mengatakan bahwa di bimbingan belajar hanya bisa ibu temani hingga akhir Februari.
Banyak sekali siswa yang kecewa dengan keputusan saya, “Ibu mengapa harus meninggalkan kami disaat bulan Maret dan April dihadapkan dengan namanya UJIAN???" Pertanyaan itu sontak membuat saya sedih karena saya ingin mendampingi mereka hingga babak akhir.
Lalu apa yang membuat saya harus resign di akhir bulan Februari? jika saya membuat sebuah permintaan saya berharap PPG dimulai setelah UN. Mungkin permintaan itu merupakan sebuah permintaan yang sangat egois, disaat teman-teman yang berharap segera dimulai PPG sedangkan saya justru sangat "SLOW" menjalaninya dengan alasan UN. Setiap orang tidak menjalani rutinitas yang sama seperti saya.

Tanggal 16 Januari 2015, PPG angkatan III akan menempuh UTN, itu merupakan angin segar bagi SM-3T angkatan IV yang menjadi suatu tanda bahwa PPG akan segera tiba. Ada beberapa sumber informasi mengatakan bahwa Maret sudah di mulainya kegiatan PPG untuk angkatan IV. Banyak pihak yang sangat menunggu kabar terbaru karena semenjak penarikan SM-3T banyak aktivitas yang dilakukan rekan-rekan angkatan IV hingga menunggu PPG misalnya membantu orang tua, belajar ke Kampung Inggris, “Ngetrip keliling kota”, Mengajar di LBB atau sekolah, Kerja, Wirausaha, menjadi relawan, dan Pengacara (Pengangguran banyak acara). Dahulu sempat ada wacana PPG dilaksanakan setelah SM-3T supaya rekan SM-3T tidak menunggu terlalu lama. 
Tapi wacana itu tak dapat terealisasikan tahun 2015 karena angkatan III belum selesai dan alasan lainnya adalah sarana an prasarana masih Full ditambah lagi jumlah tenaga pengajar.

PPG jika ditunda itu sama saja memundurkan jadwal untuk segera menikah....
PPG  jika ditunda keburu jamuran karena sudah lama dinanti dirumah...

PPG jika ditunda.....................................

dan masih banyak lagi alasan dari beberapa rekan yang ingin segera PPG. PPG itu adalah "HAK" alumni SM-3T. Jika tidak ingin mengambilnya juga tidak masalah. 
  

Sunday, 16 August 2015

Persiapan Prakondisi SM-3T



Ucap syukur Alhamdulillah , akhirnya saya lolos tahap akhir SM-3T angkatan keempat, kegiatan prakondisi telah menanti di depan mata. Hati ini merasa deg-degan kemanakah ladang pengabdianku selama satu tahun kedepan dan akan diumumkan saat prakondisi.
Mengapa penempatan ini di umumkan saat prakondisi? Diharapkan peserta tidak kabur jika dia mengetahui wilayah penempatnnya sebelum prakondisi. Bisa saja mengundurkan diri dan tidak mengikuti prakondisi dengan berbagai alasan.
Unesa tahun lalu di tempatkan di kab Sumbawa timur, kab Talaud, Kab aceh singkil, Kab Mamberamo Raya, Kab Mamberamo tengah, dan Kab Maluku barat daya. Dalam hati ingin sekali di tempatkan di Kab Talaud. Tapi jika tidak sesuai dengan harapan, saya akan menerimanya dengan senang hati. Karena guru profesional harus siap di tempatkan dimanapun berada.
Nah, kapan Jadwal prakondisinya? Jadwal semula tanggal 8 agustus, dan Alhamdulillah diundur menjadi 14 Agustus. Mulai sekarang sudah nyicil  persiapan barang apa saja yang akan dibawa nanti. UNESA mengumumkan bagasi maksimal 15 Kg . sedikit amet ya, dan dilarang membawa koper.
Apa saja persiapan yang saya lakukan? Saya bagikan info persiapanku menuju medan pengabdian.

1. TAS
Hal kebutuhan pokok adalah TAS, mengapa? Karena tidak boleh membawa koper. Dari informasi yang saya ikuti di grup FB, memang daerah papua dibandara menyarankan untuk tidak  membawa koper karena pesawatnya kebanyakan perintis. Jadi kurang fleksibel jika membawa koper. Tas yang saya bawa Alhamdulillah tas yang biasanya dibawa bepergian keluar kota bersama keluarga. Untuk tas saya mendapatkan pinjaman dari keluarga dan teman. Jadi saya tidak rempong untuk membeli tas baru. Tas yang disarankan ukurannya medium atau kecil ya sejenis tas gunung. Harga tas gunung bervariasi. Mulai dari 150-700ribu tergantung model, merk dan jenis bahan yang digunakan.

2. BAJU KERJA
Mengajar siswa tidak menggunakan pakaian seperti jaman anak kuliah. Harus lebih formal dan santun karena kultur mereka juga sudah berbeda. Mungkin di kota ada beberapa guru yang memakai baju formal tapi terkesan ketat dan glamor. sedangkan di tempat pengabdian mereka jauh dari hiruk pikuk masyarakat modern. Jadi sebisa mungkin memakai baju kerja yang santun dan tidak berlebih supaya tidak ada kesan pamer dan menunjukan bahwa masyarakat "modern". Luruskan niat, karena mengajar bukan sebagai ajang pamer baju dan tas. Bukan maksud ingin menyindir, tapi tingkah laku pegawai di instansi di perkotaan mulai merambat sebagai ajang menunjukan jati diri dan pamer perhiasan, tas yang bermerk dan kerudung saja yang lagi trend juga ikut meramaikan.Astaqfirullah..
Baju kerja yang saya bawa kebanyakan rok dan baju batik, kemeja dan baju pramuka (baju pembina pramuka). Hindari baju yang terkesan ketat dan glamor, sebab guru itu contoh teladan yang baik dan contoh langsung karena siswa menangkap dari visual , tingkahlaku guru juga direkam siswa.

3. BAJU GANTI
Bawalah baju ganti seperlunya dan tidak terkesan ketat dan glamor. Saya membawa baju kaos yang longgar dan lengan panjang karena saya berjilbab. Untuk celana Jens hanya membawa 2 potong, 4 potong kaos, 3 celana trainiing, 2 rok  berbahan kaos spandek.

4. SLEEPING BAG
Untuk kebutuhan ini bagi saya sangat penting, karena selain untuk selimut juga bisa difungsikan sebagai kantong tidur. Saat di tempat tugas, saya mendapatkan rumah kosong. Selama setahun sleeping bag ini sangat berguna dan terutama ketika pendampingan kemah saya bawa untuk alas dan selimut di tenda.

5. KEBUTUHAN SEHARI-HARI "BAWA SEPERLUNYA"
Saya mengarisbawai "seperlunya" karena saat prakondisi ada yang membawa beras, mie, sambal, kecap dan bumbu -bumbu lainya layaknya kalian takut KELAPARAN. Tenang saja, disana bahan makanan pokok harganya masih sesuai seperti di JAWA selama belanja di KOTA. Selama di SORONG untuk bahan makanan pokok harganya sama dan masih ada Mall. Disana kalian akan diberikan kesempatan untuk berbelanja di kota untuk belanja kebutuhan pokok. Jadi gak usah membawa bahan-bahan yang membuat anda tersiksa di bagasi karena "Over Bagasi".

6. BIBIT TANAMAN
Bibit tanaman sangat berguna dan dapat menjadi kesibukan rutinitas diwaktu kosong. Asiknya bercocok tanam seperti kacang panjang, bayam, kangkung, gambas dapat dijadikan contoh bagi masyarakat disana untuk mengoptimalkan ladang .

7. OBAT-OBATAN
Jika kalian memiliki riwayat penyakit dan memiliki obat khusus sebaiknya kalian membawanya dari rumah. Obat-obatan memiliki waktu expired yang sangat lama sekitar2-3 Tahun. Mengapa lebih baik disiapkan di awal karena belum tentu obat tersebut ada ditempat tugas.

Itulah persiapan yang disiapkan sebelum berangkat.