badge

Sunday, 13 July 2014

20 Mei 20 Juli 20 Agustus

Tidak terasa proses seleksi SM-3T sudah selasai pada tahap akhir. Sekarang saatnya berdoa untuk pengumuman kelulusan final nanti 20  Juli 2014. Saya ingin berbagi cerita dari awal seleksi hingga sekarang ini. Semoga bermanfaat bagi rekan-rekan yang ingin mencoba tahun depan jika masih dibuka (karena sudah ganti menteri :D )

1. Pendaftaran 21 Mei – 15 Juni 2014
Tahap awal ini adalah pendaftaran secara online di website www.seleksi.dikti.go.id/sm3t , ternyata sangat berbeda dari tahun sebelumnya yaitu nama dan NIM kita harus terdaftar di PDPT Dikti. Data di PDPT tersebut menginformasikan nama kita terdaftar di Dikti mulai dari tahun masuk, tanggal lahir hingga status kelulusan kita. Banyak Universitas yang belum mengupdate data sehingga banyak calon peserta saat mengentri NIM mereka dan tidak muncul  data mereka, dan ada juga yang bermasalah dengan tanggal lahir yang salah penulisannya, dan saya sendiri bermasalah status kelulusan saya dituliskan “masih aktif” yang berarti saya belum lulus. Saya tidak memusingkan itu semua karena saat pendaftaran kita melampirkan scan ijazah dan transkrip dan nanti panitia bisa membaca sendiri kalau saya sudah lulus. Proses melengkapi data diri dan scan foto, ijazah dan transkrip semuanya lancar lanjut klik verifikasi data selesai.


Koneksi internet yang stabil juga mempengaruhinya pada tahapan ini. Ada teman saya satu jurusan dan satu angkatan yaitu Endah juga berniat ikut. Ketika dia daftar dia mendapatkan nomor peserta dan passwod dari web. Ketika dia loggin kembali, terjadi kegagalan dan akhirnya meminta saya untuk membantu permasalahannya. Alhamdulillah masalahnya udah selesai dan passwodnya saya rubah sesuai keinginannya agar mudah diingat.  Saya dan Endah banyak berdoa semoga lulus verifikasi berkas, aamiin J.

2. Verifikasi Berkas oleh Panitia 16-20 Juni 2014
Pada tahap ini terjadi perubahan jadwal yang harusnya finalisasi  berkas hingga 16 Juni. Permasalahannya adalah tingginya minat pendaftar tapi datanya belum lengkap. Ada yang belum mengisi formulir, ada juga yang belum mengupload ijazah/transkrip/ foto. Menurut informasi dari situs resmi SM-3T, Saat dibuka pendaftaran 21 Mei 2014 antusias pendaftar memang sangat tinggi, terhitung sampai 7 Juni 2014 pendaftar SM-3T Angkatan IV sudah mencapai 8.682 dengan 5.285 calon peserta belum melakukan finalisasi. Banyak sekali yang ikut terutama dari Unesa yang ikut hampir 600san untuk memperebutkan tiket berangkat yaitu hanya kurang lebih 200 kursi. Pokoknya saya pasrah aja kalo ini memang jalan saya maka Allah pasti memberikan kemudahan J

3. Pengumuman 23 Juni 2014
Saya sudah mulai wanti-wanti mulai dari membaca grup facebook  dan ternyata pengumumannya bukan jam 00.00 tapi diundur jam 16.00. yah, sedikit gugup apakah saya lolos verifikasi atau tidak. Saat pukul 17.30 saya membuka akun saya, dan Alhamdulillah lolos. Saya menguhubungi Endah ternyata dia juga lolos. Jadi ikut senang semoga kami berdua diberikan kemudahan. Dari posting facebook yang say abaca di grup SM-3T ada juga yang memposting bahwa tidak lulus. Alasannya kerena akreditasi kampus/ prodi yang masih C, IPK yang kurang dari 3.00 , mahasiswa transfer atau jurusannya tidak dibutuhkan. Ada peserta yang akreditasi masih C tapi lolos verifikasi, saya kurang tahu alasannya yang tepat kenapa itu terjadi.

Ujian online di selenggarakan 1-3 Juli2014 dan saya mendapatkan ujian hari pertama dan gelombang pertama. Alhamdulillah saya dan endah memiliki jadwal yang sama jadi bisa bareng ketika berangkat. Kami penasaran berapakah jumlah mahasiswa  prodi kimia di Unesa yang ikut, apakah masih sepi seperti 3 tahun yang lalu ataukah ramai dipenuhi adik kelas atau teman satu angkatan. Ya…dilihat saja saat ujian online, semua akan ketahuan :-D

4. Ujian Online 1 Juli 2014 Gedung A Jurusan Teknik, Kampus Ketintang Unesa
Saya dan endah berangkat bersama naik kereta  Dhoho  pukul 15.45 dari Kediri. Kami menempuh perjalanan luar biasa panjang, sampai di Wonokromo pukul setengah 9 malam. Dulu saat kuliah, Kediri-Surabaya hanya 3-3,5 Jam. Tapi saat ini semakin lama waktu tempuh karena rute yang dilaluinya berubah yaitu melintasi Sukomoro, Nganjuk untuk ganti kepala karena menghindari asongan di Stasiun Kertosono. Sekarang stasiun tersebut memang sudah tidak ada asongan, tidak ada ibu yang jual pecel langganan saat menanti ganti kepala kereta. Apalagi bulan ini adalah bulan puasa padahal saya kangen dengan pecel langganan saya.

Akhirnya sampai juga di Wonokromo, saatnya turun dan berganti becak menuju ke Pak Poh dan menginap disana. Saya iseng membuka grup di facebook ternyata ada kisi-kisi soal ujian test online untuk ujian tiap bidang yang dikuasai di web resmi SM-3T, dan mempelajari bersama-sama padahal sudah larut malam. Capek sudah melanda apalagi punggung saya pegal sekali karena lama duduk di kursi, lebih baik tidur saja dan dilanjutkan besok saja.

Pukul 6.00 kami berangkat menuju lokasi ujian dan sebenarnya terlalu pagi. Saya belum print kartu peserta. Sambil menanti waktu kami mengelilingi Unesa kampus ketintang dan ternyata banyak perubahan yang terjadi disana. kampus lebih rapi, banyak banggunan baru. Bapak Muchlas Samani merupakan bapak pembangunan UNESA J . Semoga Pak Warsono yang baru terpilih menjadi rektor yang baru meneruskan cita-cita beliau.

Kami bergegas menuju lokasi ujian yang berada di lantai 3 gedung A-7. Sistem pengerjaan soal menggunakan CAT dari TPA dan TKD. Lumayan buat latihan test CPNS menggunakan CAT sehingga nanti jika mendapat kesempatan menggikuti ujian tidak gaptek banget. Kami menunggu di luar ruangan hingga komputer yang dipakai ujian benar-benar sudah siap. Saat kami menanti, ternyata kami bertemu dengan teman satu angkatan saya yaitu Munifatun dan adik kelas saya Novi. Wah berarti banyak peminat kimia, apalagi novi menceritakan bahwa teman-teman mereka banyak yang ikut. Dalam hati senang kimia unesa banyak yang minat, tapi juga deg-degkan karena persaingan juga semakin sengit .hehe.

Dalam ruangan kami terdapat 30 lebih komputer dan jumlah peserta dalam ruangan itu untuk kimia ada 4 orang. Waktu sudah masuk ruangan ternyata jaringan komputer masih belum connect, sehingga molor ujiannya hingga 30 menit. Ujian pertama adalah TPA sebanyak 60 soal (sedikit lupa pastinya). Dalam penilaian soal juga ada aturannya seperti masuk perguruan tinggi negeri. Soal TPA ya seperti soal pada umumnya, yang lumayan bingung klo soal logika , atau soal cerita yang muter-muter bacaannya. Saat menit ke 15 ada tragedi yaitu server putus, padahal waktu terus berjalan karena menggunakan jam di komputer. Permasalahan itu hampir menyita waktu 10 menit dan kejadian ini ternyata juga menimpa LPTK lain. Ada LPTK yang menunda jadwal, dan ada juga menambah waktu pengerjaannya. Sedangkan di UNESA test terus berjalan   dan tidak ada penambahan waktu. Komputer Endah bermasalah sehingga dia ganti komputer sampai 3 kali.

Setelah mengerjakan TPA, lanjut mengerjakan soal bahasa Indonesia dan bahasa Inggris 30 soal. Banyak bacaan dalam soal ini, sehingga harus jeli juga. Tahap akhir adalah TKB sesuai dengan bidang dan saya mendapatkan bidang kimia. Soal kimia seperti soal UN SMA tapi lebih banyak menekankan perhitungan kimia. Jumlah soal tersebut adalah 40, dan pengerjaannya 1,5 jam. Dari keseluruhan soal tidak saya kerjakan 100%, karena juga eman kalau salah -1. Saya mengejakan yang pasti dan yakin. Suasana mengerjakan kurang kondusif karena banyak beserta gaduh sendiri karena errornya komputer/ jaringan  dan saat memilih jawaban a,b,c atau d cara kliknya juga susah jadi harus “cetek…cetek..” mousenya berulangkali sampai berubah tanda. Saya dan Endah optimis lolos tahap selanjutnya walau Sesi pertama untuk hari pertama banyak kendala dan buang-buang waktu karena sistem.

 5. Pengumuman Hasil Test Online 5 Juli 2014
Pengumuman seleksi ini maju dari jadwal yang seharusnya tanggal 7. Alhamdulillah saya dan Endah lolos pada tahap ini dan diberikan kesempatan untuk lanjut ditahap akhir yaitu wawancara.
Untuk tahap akhir ini banyak berkas yang harus dikumpulkan yaitu fotokopi ijasah dan transkrip legalisir, SKCK di POLRES, SKBN saya mengurus di rumahsakit bayangkara habis 150ribu, Surat pernyataan tidak menikah selama tugas, mau ditempatkan diseluruh NKRI dan ijin orang tua (semua bermaterei). Alhamdulillah dari awal saya sudah di ijinkan orang tua sehingga tidak terkendala dalam perijinan. Berkas ini dikumpulkan saat wawancara tanggal 11 Juli 2014. Saya dan Endah juga Alhamdulillah mendapatkan sesi wawancara yang sama dan kelompok yang sama juga.

Pada saat hari H, banyak peserta yang mundur sebelum berperang yaitu mengundurkan diri dan tidak hadir. Termasuk adik kelas dan teman seangkatan saya juga mengundurkan diri. Dari UNESA yang lolos tahap ini berjumlah 225 peserta dan dikelompokan menjadi 3 kelompok. Sebelum wawancara kami menyerahkan berkas dan menuju ruang wawancara yang sudah di sediakan. Setiap ruang terdapat 5 peserta dan satu dosen. Saya dan endah tidak ditempatkan pada ruang yang sama. Sebelum menuju ke ruangan kami dikumpulkan dengan peserta lain dia Aula gedung PPG UNESA yang masih baru dan untuk pertama kalinya saya menginjakan kaki disini. Acara dibuka dengan sambutan dari direktur PPG Unesa dan menceritakan bahwa jumlah peserta pendaftar mencapa 13.000 dan yang lolos test online ada 3000 peserta. Saya merasa bangga masih bertahan hingga tahap ini.

Di tempat tersebut, di putarkan film documenter tentang SM-3T di tanah Papua hingga kejadian tahun 2012 ada dua peserta SM-3T yang gugur saat menjalankan tugasnya di Aceh terseret arus sungai. Memang tempat pengabdian SM-3T di daerah terluar, terdepan dan tertinggal. Kondisi alam sangat jauh berbeda di Jawa. Setelah acara tersebut peserta dihimbau menuju ruangan wawancara. Di ruangan 8.14 terdapat 5 peserta yaitu 2 peserta dari UNESA (termasuk saya sendiri) dan 3 peserta dari UNEJ. Wawancara berlangsung satu jam dan metodenya diskusi. Kami berdiskusi tentang program, hambatan dan solusi. Hal tersebut juga terjadi di ruangan Endah yang beda satu lantai dengan saya. Dia bercerita ada 1 peserta tidak hadir dan 1 peserta mengundurkan diri karena belum siap ikut program ini.

Setelah selesai, kami turun di lantai dasar untuk mengukur jaket, kaos dan sepatu . Harapan kami semoga kami lolos saat pengumuman 20 Juli dan mengikuti prakondisi 8 Agustus mendatang. Aamiin J







Saturday, 12 July 2014

SM-3T angkatan ke 4 ini pilahanku


Setelah mencapai gonjangan batin yang hebat setelah terjun dari dunia pendidikan, rasanya ada sesuatu yang kurang. Mengajar bagi orang yang benar-benar butuh pertolongan saya. berbagi ilmu dengan sesama dan mencerdaskan bangsa. Program SM-3T telah dibuka bulan mei tanggal 20 Juni 2014, dan saya mendapatkan restu orang tua untuk mengikutinya. Saya bulatkan tekat untuk mengikutinya, meluruskan niat ikut ini bukan karena janji PPG yang gratis atau Travelling gratis, tapi ingin berbagi ilmu terhadap sesama, ingin mensyukuri hidup ini karena telah terlahir dan disekolahkan orang tua hingga jenjang perguruan tinggi.

Ketika saya melamar di perusahaan yang notabennya gaji besar dibandingkan menjadi guru hororer; ada rasa kurang bersyukur jika memikirkan itu kembali dimana saya kurang mensyukuri apa yang saya peroleh. Padahal ayah dan ibu berjuang keras ingin menjadikan anaknya seorang guru dan hanya merestuinya menjadi guru, tersenyum lepas ketika mengantarkan putrinya di gedung UNESA saat wisuda, kok ya saya setelah lulus memporak porandakan ilmu yang saya peroleh dengan mengikuti hawa nafsu saya ingin mencari duit yang layak daripada menjadi guru.

Memang tidak banyak teman saya yang akhirnya terjun menjadi seorang karyawan di perusahaan yang bisa menggaji layak dengan menanggalkan tridarma keguruannya. Hidup memang butuh uang, tapi menurut saya itu kurang bersyukur.

Saya buang nafsu saya mencari pekerjaan itu kembali dan kembali kepada ilmu yang saya peroleh di bidang pendidikan. Pesan orang tua saya hanya ingin saya tidak meninggalkan ilmu yang diperoleh walaupun saya menjadi seorang penggusaha, tapi jangan meninggalkan mengajar. Gonjangan hebat itulah akhirnya aku tersadar bahwa selama ini saya kurang bersyukur apa yang saya peroleh.

Ketika saya terjun dan mengajar sejak Januari 2014 hingga sekarang, saya menemukan keasyikan dalam mengajar. Walau banyak teman yang memandang rendah pilihan saya menjadi seorang pendidik belum PNS, tapi saya balikkan kembali ke diri saya sendiri. "Allah tidak pernah merendahkan suatu kaumnya kerena pekerjaannya, tetapi yang Allah pandang adalah iman, amalan dan hatinya". Kata-kata itu yang saya pegang hingga sekarang. Rejeki Allah itu bukan uang semata, tetapi diberikan hidup adalah rejeki terbesar yang harus disyukuri.

Ketika saya memandang keatas, ternyata kepuasan batin itu tidak pernah ada habisnya, dan berusaha merendah. Melalui SM-3T semoga saya bisa menjadi orang yang lebih pandai bersyukur tentang hidup, lebih mengindahkan hidup ini dengan ilmu yang bermanfaat dan berbagi kepada sesama. Ketika nyawa saya ditiupkan ke dunia, saya tidak bisa memilih ditempat mana saya dilahirkan, sama seperti mereka yang kekurangan pendidikan dan ekonomi. Mereka seandainya bisa memilih pasti tidak ingin menjadi seperti itu. Tapi Allah Maha mengetahui segalanya, dan mengajarkan bersyukur dan berbagi dalam segala kondisi .








Saturday, 12 April 2014

TERKADANG MENJADI GURU BUKAN PILIHAN

Stelah wisuda tahun lalu 2013, ternyata saya sukses GAGAL cari kerja sampai sekarang. Mungkin rasa idealisme saya yang notabennya lulusan pendidikan mengantarkan gerbang untuk mencari pekerjaan yang tak sesuai dengan bidangnya dengan alasan cari duit yang bisa menghargai ijazah S-1. Saya mencoba kesana-kemari dari yang gagal dan tidak cocok kerja saya rasakan Penampilan Fisik memang mendukung tapi karena latarbelakang pendidikan dan IPK yang tak bagus-bagus banget mungkin jadi bahan pertimbangan HRD tidak memilih saya :-D  Saya jalanin dengan ikhlas kok :) .
Guru memang terkadang bukan suatu yang diinginkan bagi kalangan yang sekarang menempuh pendidikan di Universitas termuka atau yang sudah lulus. Alasannya sederhana, walau  PNS dan sertifikasi gajinya selangit, tapi lihat saja potret dunia guru HONORER Berapa gaji mereka? Gaji seminggu untuk 1 bulan.
Contoh saja di kota yang saya tinggal, gaji dihitung dari jam ngajar 1 minggu. Jika seminggu dapat mengajar 10 jam maka 10 x 20ribu = 200ribu (itu untuk 1bulan) .
Bayangkan saja dengan gaji PNS, makanya semua guru tertarik menjadi PNS, selain menjajikan gajinya dan lebih dihargai. 
Guru Honorer di sekolah swasta Internasional gajinya sudah dikatakan layak setara PNS.  Mereka digaji layak karena keuangan dari sekolah tersebut  mencukupi, kalian bisa membayangkan jumlah uang yang harus dikeluarkan orangtua tiap semester.

Segala macam cara diHALALkan untuk menjadi seorang PNS jika batinnya tersiksa menjadi honorer. UANG apapun bisa dibeli termasuk PNS Sistem pemerintahan kita yang sekarang menggalakkan bagaimana bisa berlangsung jujur memang bisa diancungi jempol. Ada beberapa teman saya lulus karena 100% lulus ujian tulis tanpa menyuap... mari kita doakan saja semoga semakin tahun semakin bersih tanpa ada kecurangan.

kembali ke cerita saya, karena itu saya terbuka pintu hati untuk mengajar. Alasannya simple, jika semua orang berfikir tidak ingin menjadi guru, lalu lantas siapa yang akan mengajar disekolah jika tetap egois faktor uang?
itulah yang membuat hati saya tergugah kembali menjadi seorang pendidik, Walau ada teman saya mencibir tentang pekerjaan saya karena yang dilihat "GAJINYA" saya hanya menjawab "KARENA SAYA SUKA DAN ENJOY DENGAN PEKERJAAN INI" :) 

Saturday, 12 October 2013

Wisuda Ku, Wisuda Indonesia

Alhamdulillah perjuangan selama menempuh S-1 selama empat tahun alias 8 semester terbayarkan dengan moment saat ini. Perjalanan panjang saat meraih wisuda ini penuh dengan perjuangan keras, terutama saat mengerjakan skripsi perjuangan keras melawan rasa malas yang melanda. Memang saat  mata kuliah pokok ditempuh bersama teman-teman bisa dirasakan bareng suka dan duka. Program matakuliah bisa berjalan bersamaan walaupun selisih nilaipun ada (itu faktor X dari nilai UTS , UAS dan tugas individu). Tapi itu semua berjalan secara sistematis saat menempuh mata kuliah tersebut.
Dimanakah perjuangan keras kuliah itu dimulai? Saat TA atau skripsi menghampirinya.  Bisa saya namakan itu adalah matakuliah mandiri , kenapa bisa mandiri? Karena hampir keseluruhan dikerjakan secara mandiri dan perjuangan keras melawan rasa malas, takut menghadapi dosen pembimbing, dkk pasti semua pernah merasakannya.
Skripsi bagiku bisa dikatakan MAIN JUDI .
Alasannya dimulai saat mencari dosen pembimbing. Ada mahasiswa dan dosen yang sudah janjian sebelum matakuliah terprogram (booking). Ada juga mahasiswa yang pasrah dapet dosen pembimbing siapa aja entah itu mudah atau susah.
Terkadang apa yang susah belum tentuh susah , dan apa yang mudah belum tentu mudah juga dalam menjalankan bimbingan. Bisa diambil contoh adalah saya. Saya termasuk mendapatkan dosen pembimbing HOROR menurut teman-teman saya. Tapi ternyata yang HOROR itu belum tentu mempersulit saya dalam mengerjakan skripsi, malah memberikan keleluasaan yang saya dapatkan dibandingkan teman-teman saya. Ada juga kenapa mereka dikatakan HOROR karena gelar yang disandang oleh dosen pembimbing. Tapi tidak semua Dosen yang berpangkat tinggi akan mempersulit dalam menjalankan program skripsi. Nah itu yang dinamakan untung-untungan dan Rezekinya. Jadi seperti main judi yang belum tentu menang dan belum tentu kalah (belum tentu susah dan belum tentu mudah) . bedanya skripsi dan judi yang paling besar adalah USAHA. Yah usaha melawan rasa malas, rasa ingin online, dan rasa yang lainnya.
Kembali kejudul yaitu wisuda Indonesia.
Saya sangat senang ketika akan diwisuda , tapi entah persiapan wisuda di indonesia mengapa terlalu rempong terutama pada pihak wanita. Seperti ribet banget mau nikah aja. Dimulai dari kebaya, make up, hair do hingga jilbab dan sepatu/ sandal yang digunakan. Sedangkan pada pihak laki-laki sangat simple sekali , pokoknya gak ribet kaya wanita.
Dibandingkan wisuda di luar negeri , satu bulan lalu ada kakak kelas diwisuda di luar negeri S-2 pakaiannya simple banget dan gaya rambutnya. Semua teman-temannya natural banget gak kaya di sini, yang sanggulan, yang kebayaan, yang jilbabnya. Beda jauh dengan diluar sana.
Tapi karena adat ya saya mengikuti saja lah. Berikut ini prepare saya, semoga dapat bermanfaat .

1. KEBAYA
Saya sangat tidak suka pake kebaya saat wisuda NORAK seperti aksesoris payet kaya mau mantenan. Entah dipikiran saya pake baju itu belum saatnya bagi saya dan tidak pantas saya pake di acara wisuda. Nanti suatu saat saya past pake kebaya begituan, tapi tidak untuk acara wisuda ya :-D .selain itu pake kebaya yang ada brukat udah sering dipake pas kemarin ada acara hajatan dirumah, jadi saya mau mencari yang berbeda. Karena bingung gak ada referensi kebaya apa yang simple ya saya coba cari di google. Hasilnya kebaya lagi ngetren itu kebaya encim (kebaya betawi). Saya survei di toko di kota saya , dan hasilnya adalah para mbak-mbak SPG malah tanya kebeya encim itu apa, hadeh…. Dan saya muter-muter ditoko lainnya dan  gak punya motif gituan. Bingung sendiri deh, dan apakah saya akan menjait di penjait saja y.. Tapi ongkos juga lebih membludak jika merancang sendiri. Mencoba sabar siapa tau ada toko online yang jual dan hasilnya ada yang jual secara online. Tapi saya kurang puas klo beli baju hanya lewat gambar apalagi moment seperti ini saya agak takut gak sesuai pict.
Sabar….sabar…sabar…. ibu dan ayah saya ada acara di Jakarta. Kesempatan ini saya ikut saja buat cari kebaya dan alhamdulillah dapet  dan kualitas dan bahannya bagus J selain itu kebaya ini bisa dipake acara yang resmi lainnya seperti kondangan nikahan atau acara lainnya. Jadi lebih bermanfaat bisa dipake pas ada acara lain daripada pake kebaya yang banyak payetnya atau brukat lebih terbatas moment mau pakenya.

2. RIAS
“Di …kamu rias dimana?”
“BELUM NYARI”
Ya itu sepenggal SMS dengan teman saat di Jakarta saya belum sempet mikir mau rias dimana. Setelah saya pulang dari Jakarta sempet bingung. Make up sendiri apa mau ke salon. Akhirnya saya manfaatkan google mencari rias bagus di surabaya dengan buget terbatas tapi hasil maksimal J. Sempet saya banding-bandingkan hasil riasan dari google. Rata-rata harganya sama untuk rias, tapi yang membedakan hasilnya. Ada yang makeover hasilnya seperti berbeda dengan wajahnya jauhhhh banget. Ada juga yang simple tapi baguss banget.
Akhirnya aku jatuhkan pilihannya di RIAS JILBAB SUROBOYO (FB) . Yang aku sukai hasilnya memang  maksimal (ini masih liat di foto FB). Apalagi mbak-mbaknya bisa dateng ke tempat lo tapi minimal 2. Aghh ntar klo nikah pengen mbaknya yang rias :p
Tapi sebelum rias sekarang dah rempong apakah rambut saya ini ditata sanggul apa hair do. Saya tidak suka di sanggul kesannya pipi saya kelihatan bundar :p, dan sekarang rempong mau di hair do model gimana ya. Pengennya kaya anisa pohan simple tapi tetep cantik :D
Untuk hasilnya aku share aja ya klo dah hari H J

3. FOTO WISUDA
Aku tidak suka foto di buku-buku cz itu bukan buku asli, Cuma gambar doank. Apalagi itu bukan bukuku kuliah :p
Semoga saja saat hari H ada stand foto yang BEDA dan konsepnya BEDA. Tapi saat saya ambil toga dan ada pihak jasa foto yang nyamperin saya. Mereka menawarkan discont jika saya DP saat itu juga . karena saya bukan orang yang gampang terpengaruh, saya liat-liat dulu hasil jepretannya. Menurutku c biasa aja dan backgroundnya biasa. Saya tanya apakah ada konsep yang selain mereka tampilkan jawabannya malah gak ada. Sempet sedih juga,apakah saya harus ke studio xxxxx untuk foto keluarga. Tapi mahal nieh sekali jepret 350K . tapi hasilnya mang BUAGUUUUSSS.


Sekian dulu ya ceritanya, nanti disambung lagi J

Friday, 11 October 2013

Blog baru buat apa?

Ini adalah blog baru! Hore perlu dirayakan , nasi kuning boleh :D
Buat apa c blog baru? Apakah sebelumnya saya belum punya blog? Jawabannya adalah SAYA TELAH MEMILIKI BLOG sebelumnya. Trus kenapa saya buat blog baru?
Entah saya mulai nyaman dengan blog baru ini. Dari segi nama blog lebih dewasa dan tidak alay. Saya sangat malu jika saya baca posting di blog lama saya. Mungkin karena saya masih awam saat kenal blog dijaman SMA dulu dan suka bingung tentang apa yang seharusnya saya posting.
Bahasa yang saya gunakan saat itu lebih cenderung alay dan isinya juga kurang bermanfaat hehe itu sebabnya saya tidak mau melanjutkan blog lama saya.
Alasan selanjutnya karena nama yang saya gunakan dalam blog cenderung lebay. Selain itu faktor terbesar adalah saya lupa password dan email saya gunakan (email saya seinggat saya ada 5 email dan saya lupa semuanya karena password yang digunakan juga lupa) . Tapi akun facebook Cuma satu lo :p
Niat buat blog baru untuk sharing pengalaman yang saya alami, dan cenderung pada apa yang saya alami sehari-hari, semoga saja dapat bermanfaat bagi  semuanya.
Semoga saya bisa menampilkan posting-posting yang lebih bermanfaat J