badge

Saturday, 16 January 2016

Matahari di Bulan Agustus

Bulan Agustus selalu aku rindukan, bulan yang takkan pernah terlupa akan semua kenangan. Banyak cerita yang tak dapat aku tuliskan secara gamblang tapi melalui puisi ini cukup mewakili matahari yang bersinar di bulan Agustus 

Cahaya matahari menerobos melalui jendela tempatku bersandar
Setiap hari aku terus membacanya kembali
Saat tak berhasil, aku menyerah untuk melakukannya
Saat menjalani hidup yang sulit

Sambil bernyanyi menikmati lagu lama
Mimpi perlahan memudar di jari ini yang merupakan sebuah misteri
Sekali lagi di tempat ini, sekali lagi di sini
Menggambarkan kisah antara aku dan kamu

Jantungku berdetak tak terkendali
Di hari saat kau mengucap janji, aku ingin berkata
“Kau harus seperti apa yang kau suka”
berubahlah menjadi dewasa dan polos
Karena Itulah harapanku

Kegembiraan pun seperti bunga yang mekar
Dan kesedihan seperti sungai yang mengalir
Jika ada kebahagiaan, tak akan ada kesedihan
Aku ingin tahu, apakah itu baik?

Di sini sekarang aku menemukan kata-kata yang melampaui ruang dan waktu
yang membuka kenangan akan cinta
Tutup matamu, tahan perasaanmu saat mimpi dimulai
Edarkan pandanganmu saat mulai berjalan dan kau tak perlu takut
dan suatu hari nanti saat aku tua dan meninggal
Di halaman ini tertuliskan hari-hariku

Hidup ini harus seperti apa yang kau suka
Ini akan menjadi kekuatanmu di saat merasa sedih
Hanya untukmu
Ini yang kuharapkan



Artikel Terkait